/Kenapa Bisnis Harus Mulai Berpindah ke Identitas Digital?

Kenapa Bisnis Harus Mulai Berpindah ke Identitas Digital?

Identitas digital saat ini mulai diterapkan di berbagai bidang. Identitas digital memuat data-data pribadi seseorang dalam bentuk digital, yang hanya dapat diakses oleh orang tersebut serta bisa dibagikan ke merchant atau orang lain setelah adanya persetujuan.

Di era digital, identitas digital memiliki pengaruh besar bukan hanya bagi individu dalam mengakses berbagai layanan publik, tapi juga punya peranan penting bagi bisnis. Bagaimana kaitannya? Sebelum mengetahui bagaimana hubungan identitas digital dengan bisnis, kenali dahulu apa yang disebut sebagai identitas digital.

Keunggulan identitas digital salah satunya adalah dapat mengintegrasikan data diri ke dalam satu platform.
Identitas digital adalah bentuk digital dari dokumen identitas yang berbentuk fisik.

Kenali Apa Itu Identitas Digital

Setiap orang memiliki identitas masing-masing yang membedakannya dari orang lain. Identitas tersebut bisa berupa gender, kebangsaan, hingga bentuk fisik. Biasanya setiap orang memiliki identitas resmi yang diakui oleh negara. Di Indonesia sendiri, hal itu dibuktikan dengan adanya Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepemilikan identitas memberikan sederet manfaat yang menjadi hak bagi pemiliknya, seperti layanan kesehatan, pendidikan, kesejahteraan sosial, dan keuangan. Berkat kemajuan teknologi, identitas diri kita bisa diakses melalui digital. Keunggulan identitas digital antara lain adalah mempercepat proses administrasi dan memberikan perlindungan data pribadi.

Keunggulan identitas digital selanjutnya adalah adanya integrasi data diri. Hal ini memungkinkan penggunanya memanfaatkan fungsi identitas digital di berbagai sektor, seperti kesehatan, pendidikan, perbankan, fintech, hingga asuransi, tanpa perlu berulang kali mengisi data-data pribadi setiap kali melakukan proses registrasi.

Identitas Digital dan Bisnis

Identitas digital dapat menggantikan sistem pelayanan publik lama yang rumit dan tidak efisien. Hal ini kemudian merambah ke dunia bisnis. Dalam dunia perbankan, misalnya, kemudahan dalam pembukaan rekening secara online dengan memanfaatkan e-KYC dan identitas digital, akan lebih mempermudah masyarakat untuk dapat mengakses layanan perbankan sehingga berpotensi meningkatkan inklusi keuangan.

Keunggulan identitas digital juga sangat berpengaruh di bidang kesehatan. Orang-orang yang datang ke rumah sakit tentunya menginginkan proses yang cepat. Selain itu, dengan identitas digital, pasien bisa melakukan pendaftaran atau registrasi dari mana saja tanpa perlu mengantre. Bahkan identitas digital juga memungkinkan adanya integrasi dengan riwayat kesehatan pasien tersebut.

Proses administrasi yang cepat juga diperlukan pada bidang bisnis asuransi. Proses onboarding nasabah baru, pembukaan polis, dan klaim asuransi dinilai terlalu rumit. Tentunya pihak asuransi juga memerlukan waktu untuk memverifikasi serta memvalidasi data-data customer-nya. Untuk mempersingkat waktu tersebut, maka dibutuhkan identitas digital yang bisa terintegrasi ke semua sektor.

Identitas digital adalah pilihan solutif untuk setiap bisnis yang memerlukan proses pelayanan dengan lebih cepat. Semakin cepat dan mudah proses pelayanan, maka proses onboarding nasabah pun akan lebih mudah, waktu dan biaya yang dikeluarkan akan lebih rendah, serta potensi pendapatan bagi  bisnis akan semakin meningkat.

Keunggulan identitas digital salah satunya adalah dapat meringkas proses registrasi berulang saat transaksi.
Transaksi digital akan jadi lebih mudah dengan identitas digital

Kemudahan Transaksi Kapan Pun di Mana Pun

Keunggulan identitas digital yang bisa Anda rasakan berikutnya adalah mudahnya bertransaksi dengan data diri yang sudah terintegrasi. Dengan demikian, Anda dapat merasakan kemudahan untuk bertransaksi di mana pun dan kapan pun.

Berkat identitas digital, proses pendaftaran atau registrasi di berbagai layanan publik seperti sektor perbankan, fintech, kesehatan, hospitality, dan lain-lain akan lebih mudah. Pengguna tidak perlu lagi mengisi formulir data diri, mengunggah foto KTP, dan mengunggah foto selfie berulang kali setiap kali melakukan pendaftaran baru.

Dengan identitas digital yang telah terintegrasi, pengguna hanya perlu melakukan login with Privy atau scan QR code yang terdapat pada merchant, lalu data-data yang dibutuhkan akan otomatis terisi. Setelah menyetujui pembagian data ke merchant tersebut, pengguna akan diminta melakukan 2-factor authentication sebagai bagian dari proses security, dan data akan otomatis terkirim ke merchant.

Risiko Kejahatan Menurun dengan Identitas Digital

Meskipun terdengar cepat dan mudah, bukan berarti proses verifikasi dan validasinya mengabaikan poin-poin keamanan yang harus tetap diperhatikan. Identitas digital hanya bisa diakses oleh orang yang bersangkutan. Selalu dilakukan proses 2-factor authentication seperti facial recognition, biometrik sidik jari, serta pengiriman OTP sebelum berbagi data dengan suatu merchant.

Dengan sistem keamanan akses yang ketat, penggunaan identitas digital pun mampu menekan risiko kejahatan seperti pencurian identitas dan fraud atau pemalsuan identitas.

Baca Juga: Waspada, Hindari Membagikan Data Pribadi Anda ke Institusi Illegal!

Anda harus berhati-hati dalam mendaftarkan layanan identitas digital untuk bisnis Anda, sebab penyedia layanan identitas digital harus memiliki kualifikasi yang ketat dengan disertai izin dari negara. Risiko kesalahan pemilihan penyedia layanan identitas digital akan berdampak pada pelanggan serta kredibilitas perusahaan Anda.

Salah satu layanan identitas digital dengan izin sah dari negara adalah Privy yang memberikan pelayanan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan Indonesia pasal 11 UU ITE. Privy telah mendapat izin dari Kementerian Komunikasi dan Informatika serta diakui oleh OJK dan Bank Indonesia.

Be Sociable, Share!