Peran Tanda Tangan Digital dalam Keamanan Cyber

laki-laki duduk di atas awan

Pemalsuan identitas dan pencurian data pribadi sudah menjadi permasalahan utama dalam dunia digital atau cyber. Kemudahan akses informasi dan kurangnya pemahaman akan keamanan cyber menjadi salah satu penyebabnya. Terlebih bagi para individu atau pebisnis yang sering bertransaksi atau mengirim dokumen secara digital. 

Padahal, informasi pribadi seperti tanda tangan digital bisa digunakan untuk mengakses berbagai kebutuhan apabila digunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ditambah lagi, masih banyak individu yang belum paham mengenai peran tanda tangan digital itu sendiri dalam keamanan cyber.

Untuk meningkatkan pengetahuan serta kepekaan individu terhadap keamanan cyber, artikel berikut ini akan membahas peran tanda tangan digital beserta teknologi di baliknya. Mari simak pembahasan lebih lengkapnya di bawah ini!

Peran Tanda Tangan Digital dalam Keamanan Cyber

Adapun peran tanda tangan digital dalam upaya meningkatkan keamanan cyber adalah sebagai berikut: 

1. Mencegah Penggunaan Identitas Palsu

Tidak dapat dihindari lagi bahwa banyak kasus penggunaan identitas palsu yang mengatasnamakan pihak tertentu guna memenuhi kebutuhan pribadi/kelompok. Kasus ini banyak menggunakan nama dan tanda tangan yang ditiru sedemikian rupa agar menyerupai penulis aslinya. 

Tindakan ini tentunya akan merugikan banyak pihak apalagi jika dokumen di dalamnya menyangkut sebuah transaksi atau keperluan penting. Maka dari itu, untuk menyiasatinya, pebisnis atau individu perlu menggunakan tanda tangan digital.

TTd digital yang dimaksudkan di sini adalah simbol yang dibuat secara resmi melalui aplikasi atau dibuat langsung di dalam dokumen tersebut. Dengan demikian, hanya pihak pemilik TTd-lah yang bisa menggunakan simbol tersebut. 

Jadi, orang lain tidak bisa mengambil atau menjiplak TTd tanpa sepengetahuan Anda. Nama baik Anda atau perusahaan pun tetap terjamin. 

2. Proteksi Dokumen dari Perubahan Tidak Sah

Ketika Anda menandatangani dokumen secara digital, biasanya proses tersebut dilakukan melalui aplikasi atau perangkat itu sendiri secara langsung. Apabila Anda menandatangani dokumen melalui aplikasi seperti Privy, Anda bisa terhindar dari perubahan dokumen yang tidak sah.

Bagaimana Privy menjamin keabsahan dokumen digital Anda? Tanda tangan elektronik Privy memungkinkan penggunanya untuk melacak dan memantau dokumen mana saja yang pernah ditandatangani. 

Privy juga memiliki sistem Registered Electronic Delivery Service, yang memungkinkan pengirim dapat memantau status dokumen digital yang dikirim ke pihak penandatangan. Mulai dari status terkirim, sudah diterima, hingga dokumen yang sudah dibuka dan dibaca.

3. Mengurangi Risiko Ancaman Phishing dan Spamming

Siapa sangka ternyata tanda tangan digital bisa mengurangi ancaman phishing dan spamming? Ya, dilansir dari situs resmi Kominfo sendiri, dikatakan bahwa praktik phishing bisa dicegah melalui dokumen yang sudah bertanda tangan digital. 

Proses pencegahan ini melalui tahap verifikasi dan validasi. Bagaimana caranya? Biasanya, pihak pelaku tindak kejahatan akan membubuhkan TTd basah kemudian dipindai (scan) menjadi bentuk gambar. Kemudian, gambar tersebut akan dibubuhkan sebagai TTd di dokumen yang digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pribadi/kelompok.

TTd yang dipindai tersebut tidak bisa diverifikasi dan divalidasi melalui situs milik BSRE. Situs tersebut adalah situs yang digunakan untuk mengecek validasi tanda tangan seseorang. Nah, jika tidak ada data yang muncul di situs tersebut, hal ini menandakan bahwa dokumen tersebut adalah phishing dan spamming

4. Pencegahan Pencurian Data Pribadi

Tanda tangan elektronik yang sudah dibuat di aplikasi pembuat tanda tangan seperti Privy dapat mencegah risiko pencurian data pribadi. Hal ini lantaran aplikasi tersebut sudah dilengkapi sistem keamanan 2 langkah atau 2FA (two-factor authentication) serta diakui oleh Kominfo. 

Selain aplikasi, keamanan cyber dalam TTd digital mengenai data pribadi pun bisa terjamin karena bisa divalidasi melalui situs pengecek TTd. Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE) telah membuat situs yang bisa diakses di https://bsre.bssn.go.id/. 

Dari situs tersebut, Anda akan mengetahui informasi terkait pemilik TTd, kapan dokumen ditandatangani, dan sebagainya. Informasi tersebut akan berguna apabila suatu saat Anda merasa tidak pernah membubuhkan TTd apa pun di sebuah dokumen. Apabila hal tersebut terjadi, Anda bisa segera melaporkannya kepada pihak berwajib. 

Teknologi di Balik Tanda Tangan Digital

Peran tanda tangan digital di atas tidak akan bisa dirasakan oleh pengguna tanpa adanya kehebatan teknologi di baliknya. Identitas pribadi dan keamanan dokumen Anda bisa terjamin berkat adanya teknologi enkripsi dan kriptografi. 

1. Teknologi Enkripsi 

Enkripsi ini adalah konversi kode yang diubah menjadi bentuk tertentu dan hanya diketahui oleh pemilik bersangkutan. Dengan kata lain, enkripsi ini lah yang berperan untuk menjaga dan mencegah akses tidak sah selain pemilik tanda tangan bersangkutan. Jadi, sembarang pihak tidak bisa menggunakan TTd digital tanpa seizin dan sepengetahuan Anda.

Apabila ada akses mencurigakan, akan ada notifikasi yang menginformasikan hal tersebut. Jadi, Anda pun bisa segera mengambil langkah tepat untuk mencegahnya.

2. Teknologi Kriptografi

Berikutnya, teknologi kriptografi pun berperan cukup penting dalam keamanan cyber tanda tangan digital. Pada dasarnya, kriptografi ini berfungsi sama seperti enkripsi. Namun, jenis kriptografi yang digunakan pada TTd digital adalah Public Key Cryptography.

Public Key Cryptography ini mempunyai dua akses kunci, yaitu private key dan public key. Private key merupakan kunci yang hanya dimiliki dan diakses oleh pemilik TTd bersangkutan untuk keperluan pembubuhan TTd atau yang lainnya. Sementara itu, public key bisa diakses oleh pihak lain untuk verifikasi dan validasi TTd seperti yang dilakukan melalui situs BSrE. 

Nah, itulah peran tanda tangan digital dalam keamanan cyber guna hindari penggunaan identitas pribadi oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tanda tangan digital bisa berperan besar berkat adanya teknologi pendukung di baliknya. Jadi, Anda bisa memaksimalkan penggunaan TTd digital tanpa khawatir adanya pengambilan identitas. 

Tinggalkan Balasan