/Onboarding dalam Hitungan Detik dengan e-KYC!

Onboarding dalam Hitungan Detik dengan e-KYC!

Pernahkah Anda mendengar istilah onboarding? Bagi Anda yang memiliki bisnis sendiri, pasti memiliki pelanggan atau partner bisnis. Proses saat memperkenalkan mereka pada bisnis Anda sebelum mulai terlibat dinamakan dengan proses onboarding. Lalu, apa saja contoh onboarding itu? Benarkah customer onboarding akan lebih mudah dengan e-KYC? Cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut ini! 

Pelanggan sedang melakukan proses onboarding sebelum mendapat akses ke sebuah layanan.
Pelanggan saat harus melakukan onboarding ke sebuah layanan

Apa itu customer onboarding? 

Pada hubungan antara pemilik bisnis dengan pelanggan, dikenal satu jenis onboarding yang disebut customer onboarding. Pada dasarnya, customer onboarding merupakan sebuah proses untuk mengenalkan pelanggan kepada bisnis yang Anda miliki. Dengan begitu, nantinya mereka bisa langsung menggunakan atau mengoperasikan produk Anda secara mandiri. 

Terkadang, customer onboarding juga disebut dengan istilah Know Your Customer atau KYC. Istilah ini sering digunakan di dunia perbankan dan fintech. Di dunia perbankan, customer onboarding tidak hanya untuk memperkenalkan konsumen pada produk, tapi juga sebagai proses identifikasi atau mengenali konsumen. 

Tipe-tipe customer onboarding 

Customer onboarding sendiri terdiri dari beberapa tipe, berikut adalah beberapa tipe customer onboarding yang sering ditemukan: 

  • On-site onboarding


    On-site onboarding merupakan tipe yang paling konvensional sekaligus paling banyak diterapkan. Prosesnya melibatkan calon konsumen datang ke kantor, menunjukkan tanda pengenal seperti KTP atau paspor, kemudian informasi tersebut akan direkam dalam database. 

    Contoh simpelnya adalah saat Anda akan membuka rekening bank. Anda pergi ke kantor cabang bank, lalu mengisi formulir dan melengkapi persyaratan, kemudian pihak bank akan menyimpan informasi Anda dalam sistem mereka.

  • Digital Onboarding

    Inilah tipe onboarding yang sedang ramai dibicarakan akhir-akhir ini, digital onboarding. Untuk melakukan proses onboarding secara digital, calon konsumen tak perlu lagi datang ke kantor atau tempat pemilik bisnis yang produknya akan mereka gunakan. Cukup dengan mengakses internet, lalu mengunjungi website atau mengunduh aplikasi, maka proses onboarding bisa langsung dimulai. 

    Di masa pandemi, sistem digital onboarding ini banyak diminati. Perusahaan berlomba-lomba menyediakan digital onboarding agar tidak kehilangan konsumen. Sebab, saat pandemi, calon konsumen cenderung enggan datang ke kantor untuk menghindari kerumunan.

  • Semi-on-site Onboarding

    Tipe ini merupakan kombinasi antara dua tipe onboarding yang sudah dijelaskan sebelumnya alias hybrid. Dalam sistem semi-on-site onboarding, calon konsumen bisa mengisi formulir pendaftaran di rumah, tapi untuk proses identifikasi dan mengambil produk tetap harus dilakukan di kantor atau tempat bisnis dijalankan. 

Lebih praktis onboarding dengan e-KYC! 

Pada poin sebelumnya, sempat disinggung soal KYC. Nah, ternyata sekarang sudah ada e-KYC atau electronic-Know Your Customer. Pada KYC konvensional, calon konsumen harus datang ke lokasi untuk bisa melakukan proses identifikasi. Namun, pada e-KYC, konsumen bisa langsung teridentifikasi tanpa harus keluar rumah. 

customer onboarding dengan e-KYC dapat dilakukan dari mana saja dan kapan saja.
Dengan e-KYC proses onboarding pelanggan menjadi lebih mudah.

Mengenal e-KYC 

e-KYC merupakan sebuah proses KYC bebas kertas yang dirancang untuk bisa memangkas biaya dan waktu calon konsumen saat mereka akan mulai menggunakan layanan. Proses ini juga dilakukan dengan tujuan untuk meringkas prosedur birokrasi yang sering kali membuat konsumen enggan melanjutkan proses pendaftaran. 

Dengan berbagai kemudahan tersebut, e-KYC pun mampu meningkatkan kepuasan calon konsumen. Tidak mengherankan jika berdasarkan survei dari Innotech Vietnam, sebanyak 55% responden atau calon konsumen bersedia menggunakan layanan yang menerapkan e-KYC. 

e-KYC dengan tanda tangan digital 

Salah satu bentuk KYC yang masih diterapkan hingga sekarang adalah mengidentifikasi tanda tangan konsumen. Bahkan, cara ini masih digunakan di industri perbankan. Sayangnya, identifikasi tanda tangan konvensional masih kurang efisien dan kurang ramah lingkungan karena masih menggunakan kertas (paper-based). 

Sebagai solusi, kini e-KYC bisa dilakukan dengan tanda tangan digital. Dengan cara ini, pelanggan tak perlu datang ke kantor untuk proses identifikasi tanda tangan. Mereka cukup mengunduh aplikasi, kemudian membubuhkan tanda tangan digital, dan selesai! Konsumen pun bisa langsung mencoba produk atau layanan. 

 

Untuk Anda pemilik bisnis yang ingin mulai menerapkan e-KYC, Privy siap menyediakan solusi terbaik. Lewat tanda tangan digital Privy, Anda bisa melakukan identifikasi pada tanda tangan pelanggan secara digital untuk memudahkan mereka. Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa kunjungi website Privy!

Be Sociable, Share!