/PrivyID Mengadakan Media Gathering untuk Pertama Kalinya

PrivyID Mengadakan Media Gathering untuk Pertama Kalinya

Bapak Marshall Pribadi (CEO PrivyID) menyampaikan materi kepada rekan-rekan media – (Doc. PrivyID)

Hari Sabtu, 17 Maret 2018 lalu merupakan kali pertama PrivyID menggelar acara temu media. Acara diadakan di Antologi Co-working Space Jogjakarta dengan mengundang rekan-rekan jurnalis dari sepuluh media ternama di Indonesia.

Sesi pertama acara dibuka dengan penjelasan dari Bapak Marshall Pribadi selaku CEO PrivyID tentang keamaman tanda tangan digital yang sudah memiliki dasar hukum dan akibat hukum yang sama dengan tanda tangan basah. Bahkan, tanda tangan digital dinilai lebih aman karena tidak dapat dipalsukan berkat teknologi keamanan informasi yang dimiliki PrivyID. PrivyID sudah menggunakan teknologi asymmetric cryptography dan sistem Public Key Infrastructure yang menjamin validitas identitas pengguna aplikasi PrivyID. Dengan demikian, semua perubahan yang terjadi pada dokumen digital setelah dokumen tersebut ditanda tangani dapat diketahui. Dokumen juga menjadi terbebas dari risiko kerusakan atau dibuka di tengah jalan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, karena pengiriman dokumen tidak perlu lagi dilakukan melalui perantara.

Penjelasan mengenai tingkat keamanan di PrivyID kemudian dilanjutkan oleh Bapak Tono Infantrianto selaku General Manager di PT TUV Rheinland Indonesia. PT TUV Rheinland Indonesia sendiri merupakan sebuah perusahaan multinasional yang berpusat di Jerman dan bergerak di bidang jasa standarisasi. PrivyID sendiri telah mendapatkan sertifikasi ISO 27001:2013 dari PT TUV Rheinland Indonesia yang berarti PrivyID telah sukses mengimplementasikan standar keamanan informasi bertaraf internasional di badan perusahaannya. Bapak Tono kemudian memberikan informasi bahwa PrivyID merupakan satu-satunya startup yang bergerak di bidang identitas digital yang terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia.

Ibu Marlina (Legal & Comliance Manager PT. Telkom Indonesia) – (Doc. PrivyID)

Sesi berikutnya dilanjutkan oleh Ibu Marlina yang menjabat sebagai Legal & Compliance Manager PT. Telkom Indonesia. Menurutnya, menggunakan layanan PrivyID memberikan banyak manfaat. Antara lain, proses verifikasi identitas data pelanggan Telkom yang menjadi lebih cepat dan mudah. Setelah mengalami sendiri kemudahan tersebut, Telkom memutuskan untuk terus menggunakan dan mengembangkan layanan PrivyID di antara produk-produk Telkom lainnya.

Belum selesai sampai di sini, acara temu media dilanjutkan dengan sharing session mengenai studi kasus penggunaan tanda tangan digital pada bisnis teknologi finansial (fintech) di Indonesia. Sesi kali ini dipimpin oleh Bapak Iwan, Sales & Marketing Director di KlikACC, dan Ibu Windy Natriavi, Chief Operation Officer di AwanTunai. Sebagai klien dari PrivyID, baik Ibu Windy maupun Bapak Iwan menyatakan merasa sangat terbantu dengan layanan tanda tangan digital PrivyID. Berkat PrivyID, penandatanganan dokumen bisa dilakukan di mana saja tanpa harus bertemu langsung dengan pihak yang bersangkutan. Selain itu, PrivyID juga melakukan verifikasi nomor induk kependudukan (NIK) ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil sehingga proses pendataan identitas pengguna menjadi lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan. Tingkat penipuan juga bisa ditekan berkat validitas identitas penandatangan yang sudah terverifikasi. 

Ibu Windy Natriavi (Chief Operation Officer AwanTunai) – (Doc. PrivyID)

Sesi ketiga sekaligus penutup acara temu media kali ini adalah sesi demo pembuatan tanda tangan digital. Dibimbing oleh Bapak Guritno Adi Saputra selaku CTO sekaligus Co-founder PrivyID dan Bapak Krishna Chandra selaku EVP Security PrivyID, rekan-rekan jurnalis berkesempatan untuk mencoba langsung proses pendaftaran layanan, pemasangan aplikasi di smartphone, hingga fitur tanda tangan digital di aplikasi PrivyID.

Tim PrivyID mengarahkan dalam mengoperasikan aplikasi PrivyID kepada salah seorang rekan media – (Doc. PrivyID)

Dengan diadakannya acara media gathering ini, diharapkan semakin banyak orang yang mengenal tentang tanda tangan digital dan mulai menggunakan tanda tangan digital seperti Pontianak dan Banten,dan lain sebagainya yang sudah menerapkan tanda tangan digital dalam menandatangani sebuah dokumen.

PrivyID berharap dengan adanya acara media gathering ini mampu membantu PrivyID mengedukasi masyarakat luas tentang ragam manfaat yang bisa didapat dari mengadopsi layanan tanda tangan digital dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi penggunaan tanda tangan digital merupakan program yang didukung oleh pemerintah, terbukti dengan adanya upaya implementasi tanda tangan digital untuk dokumen-dokumen pemerintahan seperti yang sudah dilakukan oleh pemerintahan kota Pontianak, Depok, dan Banten, Ditjen Pajak, hingga KOMINFO.

Tim PrivyID melakukan foto bersama dengan rekan-rekan media dan para pembicara – (Doc. PrivyID)

 

Baca juga liputan mengenai PrivyID dari rekan media kami di tautan-tautan berikut:

Katadata – PrivyID, Startup Lokal yang Siap Ekspor Tanda Tangan Digital

SindoNews – Legalitas Tanda Tangan Digital Dijamin UU ITE

Kontan – PrivyID Jadi Startup Indonesia Pertama yang Lolos Audit ISO 27001

Kumparan – Begini Cara Bikin Tanda Tangan Digital Pakai PrivyID

TribunNews – Legalitas Tanda Tangan Digital Dijamin UU ITE

 

Anda pun sudah bisa mengunduh aplikasi PrivyID sekarang juga. Segera download aplikasinya di Google Play Store atau iOS App Store, atau kunjungi situsnya di www.privy.id

Be Sociable, Share!